• 7

    Mar

    Pasar

    Pada awalnya adalah spontanitas. Tahun 1934, sekelompok petani di Los Angeles menggelar dagangan di bak truk mereka di sudut jalan antara Fairfax dan Third. Para pembeli berkerumun di lahan tanah yang dipetak-petak dengan garis yang dibikin dari kapur. Berpuluh tahun kemudian, tempat itu menjadi sangat sibuk dan nama Farmers Market pun kian melambung. Para petani tidak lagi berdagang dengan modal truk, namun mereka punya toko dan kedai; sementara pengunjung juga tidak lagi harus berbecek-becek di atas tanah karena tempat itu kini sudah berlantai paving block dan aspal, di sana disediakan juga tempat parkir yang luas buat mobil mereka. (bersambung)
  • 20

    Oct

    'Perjodohan' Tak Direncana bersama XL

    Cerita tentang ‘perjodohan’ saya dengan operator seluler XL sebetulnya terjadi secara tak sengaja. Tapi dari ketidaksengajaan itu, saya kemudian merasa betah dan eh malah sudah tak mau pindah ke lain hati. Awalnya sedikit mundur ke tahun 2006-an, saat saya masih di tinggal dan bekerja Yogyakarta. Karena istri saya tinggal di Purwokerto, maka saya harus menyiasati jarak itu dengan mencari provider seluler yang menawarkan tarif telepon (dan SMS) yang murah dan sekaligus dapat diandalkan. Sebelumnya, sejak saat pertama mempunyai ponsel, saya bebe...
  • 24

    Jun

    Olympus WS-321M dari Alnect Computer

    Sebagai seorang wartawan, saya sering kali harus mewawancarai narasumber. Di dunia media online, kecepatan dan akurasi menduduki dua prioritas tertinggi dalam setiap penulisan berita. Dalam situasi yang relatif ‘biasa’, artinya ketika narasumber tidak sedang terburu-buru, atau ketika pewawancaranya tidak terlalu banyak, mencatat ucapan narasumber dengan memakai blocknote biasa sudah mencukupi. Namun situasi yang saya hadapi tidak selalu menyenangkan. Kadang ada narasumber yang tergesa-gesa atau narasumber yang dikerubuti puluhan jurnalis, atau seorang narasumber asing yang bicara dengan ...
  • 20

    Jun

    Jalan-jalan ke Kuala Lumpur

    (warning: postingan narsis, ndeso dan tidak layak dibaca kaum terpelajar. ada beberapa foto najis yang sebaiknya didisable aja) Setelah sekian lama cuma kerja di dalam negeri, pekan lalu akhirnya saya dapat kesempatan ke luar negeri. Nggak jauh sih, cuma ke Malaysia. Itu pun cuma dua hari satu malem. Tapi tetep aja, sebagai wong ndeso, acara jalan-jalan (plus kerja dikit) ke Kuala Lumpur ini bikin seneng. Diundang sama salah satu brand oli ternama, saya sudah harus dateng ke Bandara Soekarno Hatta hari Selasa (9/6) pagi uput-uput jam 3. Soalnya ntar ada briefing dulu dari pengundang buat tiga wartawan. Dua rekan wartawan yang terbang bareng adalah Mas Adi dari Kompas sama Mas Haryo dari BOLA. Kami bertiga numpang pesawat Malaysia Airlines yang terbang jam 5.05 pagi WIB. Pas liat pesawat
  • 1

    May

    Jejaring Facebook

    Inilah bentuk grafis dari jejaring teman saya di Facebook. Penjelasannya, yang berada di kanan bawah adalah kelompok teman-teman dari dunia maya (kebanyakan blogger); yang kiri bawah adalah dari teman-teman kantor dan teman-teman seprofesi; yang kiri atas adalah teman-teman kuliah; sedangkan yang kanan atas adalah teman-teman SMA (dan beberapa teman SMP). Yang kanan bawah terlihat paling padat karena mungkin mereka merupakan kelompok yang sangat aware terhadap teknologi dunia maya dan sangat eksis di Facebook. Berurutan ke bawah dalam hal kepadatan adalah kelompok teman kerja, teman kuliah dan terakhir teman sekolah. Beberapa teman...
  • 12

    Mar

    Standar Baru detiksport

    Bukan, ini bukan tentang standar pemberitaan. Ini tentang standar kado perkawinan yang baru yang telah dibikin sama anak-anak detiksport. Hehehehe. Jadi ceritanya, Minggu kemaren wakil redaktur detiksport, Doni, kawin. Dengan beriring selamat (terutama sih atas insyafnya orientasi dia. hahahaha), tentu saja sebagai kawan satu desk yang baik kami juga memberikan sesuatu dong. Nah, ide awalnya adalah memberikan sebuah hadiah yang unik dan berkesan. Yang bakal membuat Doni ingat terus sama kawan-kawan se-desknya, dan kalau bisa sesuatu yang membuat dia terikat terus sampek ngga mungkin resign. Hahahaha. Maka jadilah kami ngado sepasang tiket pesawat Jakarta-Jogja PP plus hotel selama dua hari dua malam. Credit buat bos Andi yang nanggung hotelnya sama nalangin beli tiket online. Hihihihi.
  • 5

    Feb

    Halo dunia!

    Welcome to Blogdetik.com. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post